Perbandingan parsing data menggunakan JSON dan XML

Dalam sebuah project yang sedang saya kerjakan saat ini , merupakan sebuah kesempatan yang luar biasa karena dapat mengenal apa itu webservice dan tipe data pengembalian apa saja yang digunakan. Sempat saya berpikir tipe kembalian apa yang paling ringan dan mempunyai response paling cepat. Saat ini tipe data kembalian yang baru saya ketahui adalah JSON dan XML. Mungkin saja masih ada tipe data kembalian yang belum saya ketahui 🙂

Beberapa waktu yang lalu saya mencoba untuk mencari perbandingan antara kedua tipe kembalian data tersebut. Selain itu saya juga melakukan perbandingan secara black box (membuat web service REST sederhana dengan kembalian JSON dan XML, kemudian di akses oleh android) untuk membuktikan tipe kembalian data  mana yang lebih ringan. Saat itu saya menduga bahwa tipe JSON lah yang paling ringan dan mempunyai delay yang rendah.  Ada berbagai cara untuk mengetahui secara rinci tentang perbandingan kedua tipe tersebut. Tetapi dalam postingan kali ini saya hanya memberikan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh orang lain terkait tipe kembalian ini. :p Baca lebih lanjut

Iklan

Posisi Script Javascript di File HTML

 

javascrip

javascript

Dari segi penulisan javascript, kita dapat menulis sintak (script) javascript di beberapa posisi pada bagian tertentu di sintak HTML yang telah ada. Di bawah ini kita akan membahas berbagai posisi yang dapat diletakkan sintak javascript di bagan file HTML seperti pada bagian HEAD maupun BODY.

 

1. Script javascript diletakkan di antara <HEAD> …. </HEAD>

Posisi ini sering sekali kita jumpai hampir disetiap web. Posisi ini cukup membantu kecepatan tampilan web yang menggunakan aplikasi javascript. Karena sifatnya interpreter, maka ketika browser pertama sekali membaca sebuah web yang dipanggil olehnya, apabila script javascript tersebut diletakkan di antara sintak <HEAD>….</HEAD> maka browser akan pertama sekali membaca dan mengidentifikasi sintak tersebut sebelum browser membaca isi dari <BODY>. Hal ini sangat membantu dari segi kecepatan tampilan sebuah web di browser. Baca lebih lanjut

Sintaks javascript terintegrasi dengan sintak HTML

javascript

javascript

Metode ini sudah cukup banyak digunakan oleh para pembuat web di dunia dan cakupan script yang digunakan tidaklah terlalu banyak sehingga tidak terlalu memberi efek berarti bagi daya kerja server untuk mengirim web yang beraplikasi javascript ke browser. Sintak-sintak javascript yang menggunakan metode ini biasanya tidak terlalu sering dibuat oleh si pembuat web karena bila ada script javascript yang ingin digunakan secara berulang-ulang maka akan lebih efisien kalau dibuat dengan cara menuliskan sintaks javascript dengan file yang berbeda. Bila kita letakkan sintak javascript bersamaan dengan sintak HTML biasa dan kita buat secara berulang-ulang di setiap lembar web yang kita buat maka hal tersebut akan menjadikan ukuran web kita akan menjadi lebih besar dibandingkan bila kita menggunakan cara sebelumnya :D. Baca lebih lanjut

Peletakan Sintaks Javascript

javascrip

javascrip

Peletakan posisi sintak javascript dapat ditulis dengan file yang berbeda atau terintegrasi dengan sintaks HTML Disini akan dibahas bagaimana caranya sintaks javascrip ditulis dengan file yang berbeda.

Sintak javascript ditulis dengan file  yang berbeda

Tata cara penulisan seperti ini yaitu memisahkan sintak javascript dengan sintak HTML dapat memudahkan bagi pembuat web apabila kita ingin membuat web yang berisi berbagai aplikasi javascript di setiap halaman yang kita buat. Penulisan secara manual sintak javascript di setiap lembar web akan cukup merepotkan bagi kita terlebih lagi hal tersebut dapat memperberat kerja server karena besarnya file yang harus di kerjakan di server akibat banyaknya script javascript yang berulang-ulang di setiap file web tersebut. Hal ini dapat di atasi dengan membuat suatu file khusus bagi script javascript yang sama dari beberapa file yang menggunakan script tersebut sehingga file utama akan mencari file tersebut dengan sintak tertentu. Baca lebih lanjut

Kelebihan dan Kekurangan Javascript

Kelebihan Javascript

javascript

javascript

Ukuran file kecil

Script dari javascript memiliki ukuran yang kecil sehingga ketika web yang memiliki javascript ditampilkan di browser maka akses tampilannya akan lebih cepat dibandingkan ketika browser membuka suatu web yang memiliki script java. Hal ini juga sangat berkepentingan dengan daya kerja server. Semakin kecil space suatu web yang disimpan dalam suatu server maka daya kerja server ketika di browsing oleh user di internet akan tidak terlalu berat, selain itu sifat javascript client side yang tidak perlu lagi di olah oleh server ketika browser memanggil web dari sebuah server.

Mudah untuk dipelajari

Javascript merupakan bahasa semi pemograman yang merupakan gabungan antara bahasa pemograman java dengan bahasa kode HTML sehingga disebut bahasa hybrid. Walaupun javascript merupakan turunan dari java namun javascript tidak memiliki aturan yang serumit java.

Terbuka Baca lebih lanjut