Perbandingan parsing data menggunakan JSON dan XML

Dalam sebuah project yang sedang saya kerjakan saat ini , merupakan sebuah kesempatan yang luar biasa karena dapat mengenal apa itu webservice dan tipe data pengembalian apa saja yang digunakan. Sempat saya berpikir tipe kembalian apa yang paling ringan dan mempunyai response paling cepat. Saat ini tipe data kembalian yang baru saya ketahui adalah JSON dan XML. Mungkin saja masih ada tipe data kembalian yang belum saya ketahui🙂

Beberapa waktu yang lalu saya mencoba untuk mencari perbandingan antara kedua tipe kembalian data tersebut. Selain itu saya juga melakukan perbandingan secara black box (membuat web service REST sederhana dengan kembalian JSON dan XML, kemudian di akses oleh android) untuk membuktikan tipe kembalian data  mana yang lebih ringan. Saat itu saya menduga bahwa tipe JSON lah yang paling ringan dan mempunyai delay yang rendah.  Ada berbagai cara untuk mengetahui secara rinci tentang perbandingan kedua tipe tersebut. Tetapi dalam postingan kali ini saya hanya memberikan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh orang lain terkait tipe kembalian ini. :p

Penelitian pertama yang telah dilakukan oleh Majid Khosravi dalam blognya. Dalam projectnya dia mendemonstrasikan dia mengoneksikan device mobile android ke web service REST dengan menyediakan operasi SELECT, UPDATE, INSERT dan DELETE.

Number of Objects

Data Size (bytes)

Loading time (ms)

Parsing time (ms)

Total delay (ms)

JSON 5 2600 24 54 78
XML 5 3059 28 62 90
JSON 13 8059 27 75 102
XML 13 9046 33 70 103
JSON 500 306415 2526 3252 5778
XML 500 341627 3703 2099 5802
JSON 1300 806808 4121 14965 19086
XML 1300 899370 5349 11609 16958
JSON 2500 1550076 6138 31024 37162
XML 2500 1727738 6871 24504 31375

Dalam tabel tersebut menunjukkan bahwa JSON mempunyai response yang cepat ketika jumlah objectnya kecil (kurang dari 1300). Agar lebih mudah membaca tabel tersebut dibuat sebuah chart seperti dibawah

xml-json-android

Dalam  sebuah lini produksi sebaiknya menghindari load jumlah object ini dalam jumlah yang banyak. Karena itu dalam pembuatan web service terutama REST dalam setiap halaman nya hanya melakukan pemanggilan object tertentu saja. Hal ini berhubungan dengan kecepatan akses.😀

Penelitian kedua, dalam sebuah website

Dalam website tersebut menggunakan berbagai macam scenario dan membuktikan bahwa tipe pengembalian JSON yang lebih responseive (dugaan saya benar lagi😀 ). Dalam sekenario tersebut peneliti melakukan retrieve 1000 rows dan 4 colomn dari tabel database dengan menggunakan berbagai macam browser.

Dalam kedua penelitian tersebut mereka hanya focus terhadap response server dan client saja, tidak memperhatikan security dalam web service. Semoga postingan kali ini bermanfaat untuk pembaca🙂 terimakasih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s