Penggunaan Intent di Android

Intent adalah pesan asynchronous yang memungkinkan aplikasi untuk memberikan request secara fungsionalitas dari komponen yang berbeda di sitem android, misalnya Service, broadcast receiver atau Activity. Sebuah aplikasi dapat memanggil komponen secara langsung (eksplisit intent) atau mengetahui komponen mana yang teregister untuk inten tertentu (implicit intent).
Penggunaan eksplisit intent, menyebutkan nama targetnya (class) yang akan dipanggil , contoh :

//untuk memindah ke activity baru
Intent i = new Intent(this, NewClaas.class);
startActivity(i);
//membawa data ke dari activity awal ke activity berikutnya;
//ClassA.class
Intent a = new Intent(this, ClassB.class);
a.putExtra(“data”,”valueData”);
startForResult(a,integer);
 
//ClassB
Intent a = getIntent();
String dataKelasA = a.getStringExtra(“data”);
Log.i(dataKelasA); //NIlainya pasti sama dengan valueData pada ClassA.Penggunaan implicit intent, tidak menyebutkan targetnya, melainkan menyebutkan action, data atau categorynya. Sistem akan mencocokkan komponen yg mempunyai intent-filter yg diminta. Jika cocok maka komponen tsb akan diaktifkan. Contoh implicit intent:
Intent intent = new Intent(Intent.ACTION_SEND);
intent.putExtra(Intent.EXTRA_EMAIL, “abc@gmail.com“);
intent.putExtra(Intent.EXTRA_SUBJECT, “test”;
intent.putExtra(Intent.EXTRA_TEXT, “Ini contoh.”);
startActivity(intent);

2 thoughts on “Penggunaan Intent di Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s