Membuat Form Upload File

Pernah lihat form upload file?  Pasti udah pernah dong. Pada artikel kali ini, kita akan membahas cara membuatnya, tentu saja dengan bantuan HTML dan PHP. HTML akan kita gunakan untuk membuat form uploadnya, sedangkan PHP akan kita gunakan untuk proses penyimpanan file yang diupload oleh user. 

Kita akan menggunakan variabel $_FILES untuk menerima data dari file yang diupload oleh user. Kita akan mencoba membuat sebuah form upload gambar.

Berikut adalah source kode dari file “upload.html

<html>
<head>
<title>File Upload</title>
</head>
<body>
<h2>File Upload...</h2>
<form enctype="multipart/form-data" action="upload.php" method="post">
<Upload file ini: <input type="file" name="gambar" size="50">
<input type="submit" value="Upload File...">
</form>
</body>
</html>
Simpan di folder localhost anda. (Belum punya server web localhost? klik disini)

 Lalu kita akan membuat file "upload.php" yang akan kita gunakan untuk memproses file yang diupload oleh user. Isi dari file "upload.php" adalah kode berikut.
<?php
 //terima file dari user
 $fname = $_FILES['gambar']['name']; //nama filenya
 $ftype = $_FILES['gambar']['type']; //tipe filenya
 $fsize = $_FILES['gambar']['size']; //ukuran filenya
 $ftemp = $_FILES['gambar']['tmp_name']; //direktori penyimpanan sementara file
 $error = "";
 if(empty($fname))
 $error = "Nama file tidak boleh kosong. <br>";
 if(!$ftype == "image/jpeg" OR !$ftype == "image/pjpeg" OR !$ftype == "image/x-png" OR !$ftype == "image/gif")
 $error .= "File yang diupload harus berupa gambar dengan format JPEG/PJPEG/PNG/GIF.<br>";
 @ $baca_dir = opendir('images/');
if(!$baca_dir)
{
 mkdir('images/', 0777);
}
 if(!copy($ftemp, "images/$fname"))
$error .= "Tidak bisa memindahkan file gambar ke direktori. <br>";
 if($error == "")
echo "File berhasil diupload";
else
echo $error;
?>

Simpan di folder yang sama dengan file “upload.html”. Silakan coba lihat hasilnya melalui browser. PENJELASAN SCRIPT Pertama kita menerima data-data file yang diupload oleh user. Data-data yang kita terima berupa nama file, tipe file, ukuran file dan tempat penyimpanan sementara di server (tmp_name). Setelah itu kita cek apakah file yang diupload user berupa gambar bertipe JPEG, PJPEG, PNG, atau GIF atau bukan dengan

if(!$ftype == “image/jpeg” OR !$ftype == “image/pjpeg” OR !$ftype == “image/x-png” OR !$ftype == “image/gif”)
$error .= “File yang diupload harus berupa gambar dengan format JPEG/PJPEG/PNG/GIF.<br>”;

Setelah itu kita coba buka folder bernama images, jika belum ada maka buat folder tersebut. Perintah ini terdapat pada kode

@ $baca_dir = opendir(‘images/’);
if(!$baca_dir)
{
mkdir(‘images/’, 0777);
}

Parameter fungsi mkdir yang pertama adalah nama folder yang hendak kita buat, sedangkan parameter kedua adalah permission untuk folder tersebut. Dalam hal ini kita isikan 0777 yang artinya boleh ditulis.

Setelah itu kita salin file yang tersimpan di server ke dalam folder images dengan kode

copy($ftemp, “images/$fname”)

Sekian…. Selamat mencoba.

 

sumber: http://www.wilianto.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s