Arsitektur Sistem Informasi

Arsitektur Tersentralisasi

Arsitektur Tersentralisasi (terpusat) telah dikenal semenjak tahun 1990, dengan mainframe sebagai aktor utama yang melakukan semua pemrosesan data. Pengimplementasian dari arsitektur ini adalah pemrosesan data yang terpusat, biasanya disebut komputasi terpusat. Kebanyakan perusahaan tidak menggunakan model seperti ini.

Keuntungan Kerugian
Instalasi lebih aman Jika ada masalah maka semua akan terkena dampaknya (kurang fleksibel)
Kontrol aman Sistem yang dibuat secara global, tidak spesifik sesuai kebutuhan masing-masing bagian
Biaya pemeliharaan murah Pemrosesan di mainframe lebih lama (traffic padat)
Lebih mudah dalam membuat perencanaan strategis Jika ingin merubah subsistem maka akan berdampak ke seluruh sistem (kurang di kustomisasi)
Lebih mudah melakukan pelatihan
Hardware dan software terstandarisasi sehingga lebih mudah dalam pemeliharaan

Aristektur Terdistribusi / disentralisasi

Pemrosesan data pada arsitektur terdistibusi berbeda dengan pemrosesan data pada arsiteketur tersentralisasi. Sistem pemrosesan data terdistribusi atau biasa disebut dengan komputasi tersebar merupakan suatu sistem yang terdiri dari sejumlah komputer yang tersebar pada berbagai lokasi yang di hubungkan dengan sarana telekomunikasi.

Keuntungan Kerugian
Biaya pengembangan sistem akan lebh hemat karena pembuatan sistem lebih spesifik dalam kebutuhan bisnis dan lebih mempunyai tanggung jawab terhadap pengeluaran biaya. Biaya perawatan akan lebih mahal karena hardware atau software tidak terstandarisasi sehingga akan melibatkan banyak pakar.
Personil sistem informasi lebih agresif dalam menganalisis kebutuhan sistem. Pengontrolan lebih sulit untuk dilakukan dan dimungkinkan akan terjadi kekacauanan dalam sistem komputer.
Personil sistem informasi memiliki tanggung jawab terhadap pengeluaran biaya Aplikasi dan data antar unit akan terasa lebih sulit.
Kepuasan pemakai karena pengembangan sistem informasi berorientasi kepada end user. Dalam melakukan tugas akan terjadi kemubadziran karena ketidak sesuaian dalam menyediakan perangkat keras dan lunak

Arsitektur Client-Server

Berbagai komputer dari berbagai vendor dapat  saling berinteraksi, istilah ini biasanya disebut dengan introperabilitas.

Client adalah sembarang sistem atau proses yang melakukan sesuatu permintaan data atau layanan ke server.Sever adalah proses atau sistem yang menyediakan data atau layanan yang diminta oleh client.

Keuntungan Keugian
Mengurangi dampak dari traffic padat. Kurangnya skabilitas.
Jika salah satu unit mati maka yang lain masih dapat digunakan. Koneksi database dijaga.
Pemrosesan data lebih cepat karena client dapat mengolah data sendiri Tidak ada keterbaruan baru

2 thoughts on “Arsitektur Sistem Informasi

  1. Ping-balik: Arsitektur Sistem Informasi Organisasi | d'Blog Mercusian

  2. Ping-balik: MODEL ATAU ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI « riskasipink27

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s