Transmisi Half-Duplex

Media  transmisi yang bersifat half-duplex (HDX) mendukung pengiriman isyarat (data) dengan dua arah, tetapi tidak dalam waktu yang bersamaan. Artinya, pengiriman isyarat dalam half-duplex bisa berlangsung dua arah akan tetapi apabila penerima ingin mengirimkan isyarat maka dia harus menunggu pengirim untuk menyelesaikan pengiriman isyarat (tidak bersamaan). Keadaan ini sering diibaratkan dengan sebuah jalan dua jalur yang salah satu jalurnya sedang diperbaiki. Kendaraan dari arah yang berlawanan dapat melalui jalan tersebut asalkan dilakukan secara bergantian.

Transisi half-duplex diterapkan pada radio CB (citizen band) dan walkie talkie. Pemakai tidak mungkin bisa mendengarkan lawannya berbicara ketika dia sedang mengirimkan pesan kepada lawan bicaranya. Pengiriman pesan harus dilakukan secara bergantian.

Kelemaham mode transmisi half-duplex adalah berupa adanya waktu yang diperlukan untuk mengubah arah sehingga lawan komunikasi dapat mengenalinya. Keadaan seperti ini sering disebut turn around tume.

Contoh dari mode transmisi half-duplex adalah pada terminal. Terminal umumnya beroprasi secara bergantian untuk menangani pengiriman dan penerimaan data. Contoh yang lain adalah pada line printer. Sebagai conto, pada saat ada gangguan pada kertas, printer perlu menympaikan kepada CPU bahwa saat ini printer tidak dapat lagi menerima data.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s